Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Papua Pegunungan, Elai Giban
RINDUYALIMO.COM- Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan memastikan percepatan pertumbuhan ekonomi di delapan kabupaten pada 2026 melalui penguatan pembangunan infrastruktur dasar dan sistem logistik.
Langkah tersebut disiapkan oleh Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda Papua Pegunungan sebagai strategi mendorong aktivitas ekonomi di wilayah pegunungan yang selama ini menghadapi tantangan geografis.
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Papua Pegunungan, Elai Giban, menyatakan bahwa percepatan pembangunan ekonomi menjadi kebutuhan mendesak pada 2026. Menurutnya, upaya ini tidak sekadar agenda rutin, melainkan titik awal perubahan untuk mengejar ketertinggalan pembangunan di seluruh kabupaten.
Ia menjelaskan, kondisi alam Papua Pegunungan yang didominasi gunung, lembah, dan keterbatasan akses kerap berimplikasi pada kesenjangan ekonomi. Namun demikian, tantangan tersebut diyakini menyimpan peluang besar apabila dikelola dengan strategi yang tepat.
“Elai menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor agar percepatan ekonomi dapat berjalan optimal. Pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat perlu bergerak bersama melalui langkah yang terpadu, konkret, dan berani,” katanya dalam keterangan tertulis di Wamena.
Dalam forum tersebut, Pemprov Papua Pegunungan mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk fokus pada lima agenda strategis. Di antaranya penguatan inovasi layanan perbankan dan keuangan agar menjangkau seluruh pelaku usaha, serta optimalisasi Bandara Wamena sebagai pusat logistik dan penggerak rantai pasok.
Selain itu, pemerintah juga mendorong penguatan rantai nilai komoditas lokal agar memiliki pasar berkelanjutan, penyiapan infrastruktur hospitalitas dan akomodasi yang layak, serta pembangunan ekosistem usaha yang berpihak pada masyarakat setempat.
Elai menambahkan, pengembangan infrastruktur dan logistik diyakini akan menarik minat investor, tenaga profesional, serta wisatawan ke Papua Pegunungan. Namun, ia menegaskan pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam mewujudkan target tersebut.
“Kemitraan yang kuat antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan percepatan ekonomi,” ujarnya.
Pemprov Papua Pegunungan juga berkomitmen menindaklanjuti setiap masukan dari pelaku usaha. Sebagai langkah konkret, pemerintah mengusulkan pembentukan gugus tugas Papua Pegunungan Maju yang melibatkan berbagai unsur untuk memantau dan mempercepat pelaksanaan program pembangunan ekonomi.(rls)