Jumat16 Januari 2026

Rekomendasi

Bupati dan Wakapolres Yalimo Terluka Saat Ricuh Jelang Prosesi Perdamaian

Kios atau warung kelontong milik warga di bakar di Elelim. foto : Antara
Kios atau warung kelontong milik warga di bakar di Elelim. foto : Antara

RINDUYALIMO.COM- Kericuhan kembali pecah di Kota Elelim, Kabupaten Yalimo, Papua Pegunungan, Jumat (3/10/2025), menjelang pelaksanaan prosesi perdamaian warga. Insiden tersebut menyebabkan Bupati Yalimo Nahor Nekwek dan Wakil Kepala Polres Yalimo Kompol Elias Endang mengalami luka akibat lemparan batu.

Peristiwa bermula ketika warga membakar kios kelontong di depan Puskesmas Elelim. Aksi itu diduga dipicu kekecewaan terhadap pelaksanaan acara bakar batu yang hanya melibatkan satu distrik, sementara Yalimo memiliki lima distrik. Warga juga memprotes karena bahan makanan untuk kegiatan tersebut didatangkan dari Wamena, bukan dibeli dari petani lokal.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Cahyo Sukarnito, menjelaskan bahwa situasi memanas saat rombongan Wakil Gubernur Papua Pegunungan Ones Pahabol dan Bupati Nahor Nekwek tiba di lapangan Kantor Bupati Yalimo untuk menghadiri acara perdamaian.

“Saat Bupati dan Wakil Gubernur memberikan penjelasan, tiba-tiba terjadi pelemparan batu ke arah podium. Lemparan itu mengenai kepala Wakapolres Kompol Elias Endang yang berada di belakang Wakil Gubernur,” kata Cahyo di Jayapura, Jumat malam.

Akibat insiden tersebut, Bupati Nahor Nekwek mengalami luka memar di pelipis, sedangkan Wakapolres Elias Endang menderita luka memar di kepala bagian kanan. Aparat keamanan segera mengevakuasi Wakil Gubernur Ones Pahabol ke Wamena melalui jalur darat, sementara Bupati Nahor diamankan ke Mapolres Yalimo.

Selain menimbulkan korban luka, kericuhan juga menyebabkan kerusakan fasilitas umum. Dua unit mobil milik Pemerintah Kabupaten Yalimo dan kaca jendela Kantor Bupati dilaporkan pecah akibat lemparan batu.

Setelah situasi terkendali, Bupati Nahor sempat berdialog dengan perwakilan masyarakat. Dalam pertemuan itu disepakati bahwa empat distrik lainnya akan mendapatkan bantuan masing-masing Rp100 juta untuk mendukung kegiatan perdamaian.

Kerusuhan serupa sebelumnya juga terjadi di Elelim pada 16 September 2025, yang dipicu persoalan di sekolah hingga berujung pembakaran bangunan dan kendaraan.(**)

 




Berita Terkait

Pemprov Papua Pegunungan Apresiasi Pembangunan Kejari di Tujuh Kabupaten

RINDUYALIMO.COM- Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan menyampaikan apresiasi atas inisiatif Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua yang berencana membangun k

Read more

Pemprov Papua Pegunungan Pastikan Percepatan Ekonomi Delapan Kabupaten pada 2026

RINDUYALIMO.COM- Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan memastikan percepatan pertumbuhan ekonomi di delapan kabupaten pada 2026 melalui penguatan

Read more

Babinsa Koramil Benawa Pererat Hubungan dengan Warga Yalimo Lewat Silaturahmi Kampung

RINDUYALIMO.COM-Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 1702-05/Benawa, Kodim 1702/Jayawijaya, terus memperkuat kedekatan dengan masyarakat di Distrik

Read more

Bupati Yalimo Buka Musrenbang RPJMD 2025–2029, Teguhkan Komitmen Menuju Yalimo Sejahtera dan Berkelanjutan

RINDUYALIMO.COM-Bupati Kabupaten Yalimo, Nahor Nekwek, secara resmi membuka Forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbang) Rencana Pemba

Read more

Perantau Minang Terdampak Ricuh Yalimo Terima Bantuan Rp400 Juta dari IKM

RINDUYALIMO.COM-P.erantau asal Minang yang menjadi korban kericuhan di Kabupaten Yalimo, Papua Pegunungan, mendapat bantuan senilai Rp400 juta dari Ik

Read more

Bangunan Rusak Dibersihkan, DPRK Yalimo Imbau Warga Kembali Beraktivitas

RINDUYALIMO.COM- Pemerintah Kabupaten Yalimo bersama DPRK meninjau langsung proses pembersihan puing-puing bangunan kios, ruko, toko, serta rumah warg

Read more