Jumat16 Januari 2026

Rekomendasi

Bupati Yalimo Gagas Penanaman Ubi Jalar, Diharapkan Jadi Solusi Ketahanan Pangan

Bupati Dr.Nahor Nekwek dan ketua DPRK Yalimo,Elia Yare,S.Sos di dampingi Kepala dinas pertanian dan perkebunan,Yesaya Alitnoe,saat penanaman ubi jalar di Kampung Hulikma distrik Abenaho Kabupaten Yalimo Papua Pegunungan, Selasa 08/7/25.
Bupati Dr.Nahor Nekwek dan ketua DPRK Yalimo,Elia Yare,S.Sos di dampingi Kepala dinas pertanian dan perkebunan,Yesaya Alitnoe,saat penanaman ubi jalar di Kampung Hulikma distrik Abenaho Kabupaten Yalimo Papua Pegunungan, Selasa 08/7/25.

RINDUYALIMO.COM-Pemerintah Kabupaten Yalimo terus mendorong program pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis sektor pertanian. Salah satunya melalui program penanaman ubi jalar yang secara langsung dicanangkan oleh Bupati Yalimo, Dr. Nahor Nekwek, S.Pd., MM di Kampung Hulikma, Distrik Abenaho, Selasa (8/7/2025).

Didampingi Ketua DPRK Yalimo Elia Yare, S.Sos dan Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Yesaya Alitnoe, Bupati Nahor mengajak masyarakat di lima distrik di Kabupaten Yalimo untuk kembali menghidupkan semangat berkebun sebagai bagian dari ketahanan pangan lokal.

Ketua DPRK Yalimo Elia Yare mengapresiasi langkah strategis pemerintah daerah di bawah kepemimpinan Dr. Nahor. Menurutnya, program penanaman ubi jalar merupakan solusi konkret di tengah menurunnya minat masyarakat dalam bercocok tanam.

“Banyak masyarakat sekarang kurang berminat berkebun. Padahal, orang tua kita dulu hidup dari bertani dan mampu menyekolahkan anak-anak sampai ke jenjang tinggi. Program ini sangat positif untuk membangkitkan kembali semangat itu,” kata Elia.

Sebagai mitra pemerintah, DPRK Yalimo menyatakan akan mengawal ketat jalannya program agar tepat sasaran. Elia juga mengimbau masyarakat untuk aktif memberikan masukan dan laporan terkait pelaksanaan di lapangan.

“Kami di DPRK hadir bukan hanya sebagai lembaga pengawasan, tapi juga ingin memastikan semua program pemerintah menyentuh langsung kebutuhan rakyat. Kita ingin ini dilakukan merata di lima distrik dan tidak ada yang terpinggirkan,” tegasnya.

Bupati Nahor dalam berbagai kesempatan sebelumnya memang menekankan pentingnya kemandirian pangan dan penguatan ekonomi keluarga melalui pertanian lokal. Program penanaman ubi jalar ini diharapkan dapat menjadi langkah awal menuju ketahanan pangan berkelanjutan di Yalimo.

Pemerintah daerah juga mengajak semua elemen masyarakat, termasuk tokoh adat dan pemuda, untuk berperan aktif dalam menyukseskan program ini. “Yang paling penting adalah bagaimana pelayanan dan kinerja pemerintah semakin dirasakan oleh masyarakat,” ujar Elia menutup pernyataannya.(**)

 




Berita Terkait

Pemprov Papua Pegunungan Apresiasi Pembangunan Kejari di Tujuh Kabupaten

RINDUYALIMO.COM- Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan menyampaikan apresiasi atas inisiatif Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua yang berencana membangun k

Read more

Pemprov Papua Pegunungan Pastikan Percepatan Ekonomi Delapan Kabupaten pada 2026

RINDUYALIMO.COM- Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan memastikan percepatan pertumbuhan ekonomi di delapan kabupaten pada 2026 melalui penguatan

Read more

Babinsa Koramil Benawa Pererat Hubungan dengan Warga Yalimo Lewat Silaturahmi Kampung

RINDUYALIMO.COM-Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 1702-05/Benawa, Kodim 1702/Jayawijaya, terus memperkuat kedekatan dengan masyarakat di Distrik

Read more

Pos Ramil Elelim Hadiri Konsultasi Publik KLHS RPJMD Yalimo

RINDUYALIMO.COM-Babinsa dari Pos Ramil Elelim turut menghadiri Konsultasi Publik II Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) untuk penyusunan Rencana

Read more

DPRP Papua Pegunungan Desak Formasi CPNS 2024 100 Persen untuk OAP

MEEPAGO.COM-Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi (DPRP) Papua Pegunungan, Danius Wenda, mendesak Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan dan Pemerint

Read more

Gubernur Papua Pegunungan Klarifikasi Hasil CPNS: Saya Tidak Pernah Campur Tangan

RINDUYALIMO.COM-Gubernur Papua Pegunungan, John Tabo, menegaskan dirinya tidak pernah melakukan intervensi dalam proses seleksi Calon Pegawai Negeri S

Read more